Kamis, 03 Desember 2015

8 Keluhan SAat Hamil

Ini dia 8 Keluhan Saat Hamil.. Ada yg mengalaminya bunda? smile emoticon
Semasa hamil, perubahan hormon dan perubahan bentuk badan bisa menyebabkan ketidaknyaman pada calon ibu. Apa saja keluhan yang mungkin dialami ibu hamil? Simak 8 keluhan dan solusinya!
~ Sakit pinggang dan punggung
Ini terjadi akibat Anda terlalu letih atau beraktivitas secara berlebihan. Segera kurangi aktivitas dan jaga postur tubuh (tulang punggung selalu tegak dan jangan membungkuk).
~ Kelelahan
Banyak terjadi di kehamilan trimester terakhir, sehingga Anda harus perhatikan kondisi tubuh dan sering-sering beristirahat.
~ Berkunang-kunang
Sering dialami ibu hamil yang tekanan darahnya cenderung rendah. Segera duduk dengan posisi kedua kaki diangkat atau berselonjor di atas tempat tidur .
~ Bengkak
Bisa diatasi dengan menjaga diet (kurangi kopi dan teh, serta perbanyak minum air putih). Juga, beristirahatlah dengan posisi kaki lebih tinggi dari kepala (letakkan tumpukan bantal di bawah kaki).
~ Mual (meningkatnya asam lambung)
Perhatikan diet Anda (hindari makanan yang asam, pedas dan produk olahan susu) dan makan secukupnya (sedikit, namun sering).
~ Insomnia
Pijatan kehamilan sangat besar manfaatnya untuk menangani sulit tidur alias insomsia.
~ Kram kaki
Perbanyak makanan yang mengandung kalsium, seperti susu, olahan susu, salmon, atau sarden. Jika kram menyerang, duduklah dan luruskan kaki yang sakit. Tekuklah ujung-ujung jari kaki tersebut, lalu tariklah ke arah tubuh. Ulangi sampai kram hilang.
~ Morning sickness
Rasa mual dan muntah pada trimester pertama kehamilan ini cukup mengganggu. Coba atasi dengan menambahkan parutan jahe di teh Anda

Diare Pada Bayi Di Bawah Satu Tahu

mengatasi diare pada bayi

 Diare merupakan masalah kesehatan yang menganggu sistem pencernaan yang diakibatkan oleh adanya bakteri jahat di dalamnya. Meski dianggap tidak berbahaya, namun tetap penangan diare tidak dapat diremehkan. Diare yang tidak mendapatkan penanganan dengan benar akan memicu dehidrasi dalam tubuh. Pada kasus terparah bahkan orang dapat meninggal karena dehidrasi gara-gara ia tidak mendapatkan penanganan yang tepat saat diare. Diare juga tak kenal bulu, ia dapat menyerang siapapun, baik itu orang dewasa, anak-anak bahkan bayi. Dilansir dari wenmd.com, beberapa cara alami ini dapat membantu mengatasi diare pada bayi dibawah umur satu tahun.

Berikut ini cara mengatasi diare pada bayi yang berusia kurang dari setahun:

Asi

Cara pertama untuk mengatasi diare pada bayi yaitu dengan memberikan Asi. Saat si kecil diare, setidaknya berikan ia ASI selama 10 menit sekali saat ia terbangun. Hal ini membantunya agar terhindar dari dehidrasi akibat diare. Pastikan juga payudara Ibu tetap bersih agar diare si kecil tidak bertambah parah. Jika si kecil terbiasa minum ASI dari botol, pastikan botol tersbut sehat dan bersih

Makanan

Bayi berumur 6 bulan ke atas sudah mendapat makanan pendamping ASI. Agar diarenya tidak bertambah parah, pastikan juga makanan yang ia konsumsi terjaga dan cukup nutrisi. Saat si kecil diare, sebaiknya Ibu menghindari makanan-makanan yang dapat memicu diare si kecil menjadi lebih parah, karena makanan yang Ibu makan akan sangat berpengaruh pada kualitas ASI.

Oralit

Saat si kecil diare, ada baiknya untuk tidak memberikannya air putih. Berikan ia ASI yang cukup dann berikan larutan oralit sesekali. Ibu dapat mendapatkan larutan oralit di apotek, maupun dapat membuatnya sendiri dengan mencapurkan setengah sendok garam dan satu sendok gula, larutkan dalam satu gelas air. Berikan sedikit demi sedikit pada si kecil, dan pastikan berikan kepadanya secukupnya.

Istirahat

Saat ia diare maupun sakit lainnya, pastikan ia mendapatkan istirahat yang cukup. Tidurkan si kecil di tempat yang nyaman dan tenang. Dengan istirahat cukup, akan membantunya lekas pulih dari diarenya.
Demikian beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi diare pada bayi. Jika sampai dua atau tiga hari diare yang ia alami belum sembuh, segera periksakan ke dokter atau rumah sakit terdekat.